Six Thinking Hats atau Enam Topi Berpikir diciptakan oleh Dr. Edward de Bono. Premis yang dugunakannya adalah bahwa otak manusia memiliki berbagai sudut pandang berbeda dalam berfikir. Dr. de Bono mengidentifikasi ada 5 sudut pandang yang masing – masing dilambangkan dengan sebuah topi dengan warna berbeda. Mengapa topi? Sebuah sumber mengatakan, menurut penemuannya, hal tersebut terinspirasi dari perkataan orang-orang Inggris: Pakai topi berpikirmu. Jadi secara tradisi orang menghubungkan topi dengan berpikir.
Topi Putih
Putih adalah netral dan objektif. bayangkan sebuah kertas putih kosong. Mengenakan topi putih artinya kumpulkanlan informasi yang diperlukan sebanyak-banyaknya. Informasi bisa berupa fakta dan data yang sifatnya netral dan objektif. Ingat, hanya informasi. Just the facts, not opinion or interpretation. semakin banyak informasi yang dikumpulkan, peta persoalan akan menjadi semakin jelas dengan sendirinya. Atau mudahnya, bayangkan sebuah komputer yang menyajikan semua data dan informasi yang kita perlukan. Komputer bersifat netral dan objektif. Ia tidak memberikan interprestasi atau opini apapun terhadap data dan informasi yang disajikannya. Ketika mengenakan topi putih, kita diminta berlaku seperti komputer ini.
Topi Merah
Merah melambangkan emosi dan perasaan. mengenakan topi merah artinya kita diajak memandang persoalan dari sudut pandang emosi dan perasaan, baik yang positif maupun negatif —fears, like, dislikes, loves and hates, etc, tanpa alasan atau logika apapun. Ini adalah sesi di mana kita diberi kesempatan untuk mengatakan: This is how i feel about the matter. Emosi juga menyangkut tipe perasaan yang lebih kompleks dan tinggi, yaitu naluri (insting) dan intuisi. Naluri dan intuisi sering kali memberi arah akan hal yang tidak bisa dibeberkan fakta dan informasi.
Topi Hitam
Topi hitam adalah lambang peringatan. Mengenakan topi hitam, kita diajak untuk menjadi sangat berhati-hati. Menganalisa semua sisi negatif dari suatu persoalan, mencari semua faktor resiko, bahaya, kesulitan, dan kelemahan suatu ide. Mempertanyakan berbagai kemungkinan negatif. What can go wrong? What are the potential problems? Where things might be wrong? Topi hitam juga mengajak untuk selalu berada di jalan yang benar dan menguntungkan, tidak melanggar undang-undang, tidak melakukan hal bodoh dan tindakan ilegal. Topi hitam mengajak untuk selalu bersikap logis. Topi hitam memberi arah dan peran sangat penting, tapi jika berlebihan bisa sangat mengganggu juga.
Topi Kuning
Kuning melambangkan cahaya dan optimisme. Juga aura positif. Berlawanan dengan topi hitam, di bawah topi kuning kita diarahkan untuk hanya berpikir hal yang positif, tetapi tetap logic and not based on fantasy. Topi kuning fokus pada hal-hal positif menguntungkan, harapan and why something may work. Topi kuning juga digunakan untuk berpikir konstruktif dan generatif, membuat segalanya bisa dilaksanakan. Topi kuning juga bersifat spekulatif, mencari segala kemungkinan untuk menerjemahkan visi, impian dan harapan. Topi kuning mempunyai spektrum positif yang cukup lebar, terentang dari sisi logis dan praktis pada satu sisi dan impian, visi, misi serta harapan di sisi yang lain. Overoptimistic can lead foolishness.
Topi Hijau
Topi hijau melambangkan energi, pertumbuhan, produktivitas. Di bawah topi hijau kita menumbuhkan kreativitas, mencari ide baru dan berbagai alternatif. Di bawah topi hijau kita mengcounter kesulitan yang terdeteksi pada topi hitam. Tinggalkan ide lama dan beralihlah kepada hal-hal dan perspektif baru. Topi hijau adalah perubahan.
Topi Biru
Biru adalah warna angkasa, biru adalah sesuatu di atas segalanya. Topi biru adalah kontrol. Topi biru digunakan untuk mengontrol proses berpikir dan penggunaan topi-topi berpikir lainnya. Biasanya digunakan oleh yang ditunjuk sebagai fasilitator atau pimpinan pada awal pertemuanuntuk memberi arahan tentang situasi yang dihadapi, arah mana yang dituju, serta tujuan dan capaian yang dikehendaki. Pada akhir pertemuan, topi biru juga biasanya meminta hasil pertemuan yang bisa berupa kesimpulan, keputusan, summary, solusi atau apapun. Di bawah topi biru juga ditentukan rencana atau langkah selanjutnya.